Showing posts with label Mimisan. Show all posts
Showing posts with label Mimisan. Show all posts

Monday, April 16, 2012

7 Langkah Menangani Mimisan Pada Anak

Sebanyak 90 persen mimisan berhenti dengan sendirinya, sedangkan 10 persen memerlukan tindakan khusus.

Asal tidak terlambat mendapatkan penanganan, komplikasi berat dapat dihindari seperti syok hingga tak sadarkan diri, atau anak sampai mengalami anemia atau turunnya tekanan darah secara drastis. Oleh karena itu orang tua harus segera mengambil tindakan bila menemui anaknya mimisan.

Dokter spesialis anak dari RS Awal Bros Tangerang, Dr Robert Soetandio, SpA, MSi, Med, menyebutkan sejumlah tahapan pertolongan pertama pada anak yang mengalami mimisan sebagai berikut:

1. Dudukkan anak, agar hidung lebih tinggi dari jantung. Jangan tidur telentang sebab aliran darah ke hidung bertambah deras dan darah dapat tertelan ke belakang.
2. Bungkukkan badannya ke depan sedikit, lalu beri instruksi agar bernafas dari mulut.
3. Tekan cuping hidung selama kurang lebih lima menit.
4. Pada hidung anak bisa diberikan kompres dingin untuk memperlambat aliran darah ke hidung.
5. Bila setelah lima menit mimisan belum berhenti, tekan lagi cuping hidung selama 10 menit.
6. Jika masih tetap berdarah, bawalah anak ke rumah sakit terdekat.
7. Jangan lupa, akan lebih baik setelah melakukan pertolongan pertama, segera konsultasikan kondisi ini pada dokter.

Sumber : http://female.kompas.com/


Baca artikel selengkapnya .......

Sunday, April 15, 2012

Penyebab Mimisan Serta Cara Pengobatannya

Mayoritas mimisan sering terjadi pada masa anak-anak. Biasanya saat bermain dengan teman-teman dan tanpa sengaja hidung terbentur sesuatu yang akhirnya mengeluarkan darah atau mimisan. Tapi pernah juga tanpa terbentur pun kadang mendadak mimisan, dimana dulu waktu di kampung, jika hal itu terjadi maka pengobatannya dengan cara tradisional yaitu dengan menggunakan daun sirih yang di taruh di lubang hidung, dan alhamdulillah mimisan pun cepat terhenti atau sembuh.

Dengan rasa penasaran dan mencoba mencari tahu penyebab mimisan, ternyata banyak juga faktor penyebab mimisan pada anak. Sebagaimana yang dijelaskan oleh salah satu pakar kesehatan (Doket Adi) berikut ini.

Mimisan terjadi karena hidung merupakan organ yang memiliki pembuluh darah halus paling banyak. Pembuluh-pembuluh darah tersebut terletak dekat pada permukaan kulit, sehingga rawan terluka dan menyebabkan mimisan. Kebanyakan kasus mimisan terjadi pada bagian bawah septum, atau sekat tulang yang membagi kedua rongga hidung. Gangguan ini biasa dialami oleh anak yang memiliki bakat mimisan atau pembuluh darah permukaan selaput lendirnya sangat tipis sehingga mudah pecah. Lantaran mudah pecah. Lantaran itulah anak ini sering mengalami mimisan secara berulang-ulang. Anak sehat pun dapat mengalami mimisan, meski tidak sesering orang yang memiliki bakat.

Dokter Adi memerinci lebih jauh penyebab anak mengalami mimisan:

1. Trauma
Misalnya terbentur, jatuh, dan membuang ingus terlalu keras. Mengorek-ngorek hidung dengan kuku yang tajam juga akan melukai selaput hidung yang tipis dan menyebabkan mimisan.

2. Polusi
Polusi berupa paparan rokok atau asap knalpot bersifat iritatif. Semua itu dapat membuat lecet dan merobek permukaan selaput lendir yang tipis.

3. Obat-obatan Terentu
Ada beberapa obat yang dapat memicu terjadinya mimisan. Obat semprot yang berfungsi melegakan hidung yang mampet (obat pelega hidung golongan kortikosteroid), salah satunya. Pemakaian yang terlalu sering dapat menjadikan hidung anak mimisan, begitu pun cara pemakaiannya yang salah seperti menggunakan semprotan ke arah tengah padahal yang tepat adalah dengan menyemprotkan ke samping.

4. Udara Dingin
Penyetelan AC yang terlalu dingin dapat menyebabkan mimisan. Cara kerja AC yang menyerap uap air di udara membuat kelembapan di ruangan jauh berkurang. Ditambah, suhu yang terlalu dingin membuat udara jadi makin kering. Udara kering yang diisap anak akan membuat alat pernapasannya mengering, sehingga selaput lendirnya mudah pecah dan berdarah.

Cara Menghentikan Mimisan / Mengobati Mimisan
Cara menghentikan mimisan adalah anak didudukkan pada posisi tegak, kemudian diberikan tekanan pada hidung (dipencet) dengan tujuan mengecilkan pembuluh darah yang pecah (kontriksi) sekaligus mempercepat pembekuan darah di daerah hidung. Bisa juga dengan pengobatan alami daun sirih getahnya diteteskan ke daerah hidung yang mimisan. Getah daun sirih ini berkhasiat menimbulkan koagulasi pada pembuluh darah yang pecah.

Sumber : http://duniabaca.com/


Baca artikel selengkapnya .......

Wednesday, April 4, 2012

Penyebab Mimisan dan Tips Mengatasinya

Penyebab mimisan pada anak bervariasi. Secara umum mimisan terjadi akibat pembuluh darah yang pecah di daerah hidung bagian tengah, namanya pleksus kieselbach. Pembuluh darah ini merupakan anyaman jaringan pembuluh darah yang sangat halus dan tipis. Pada anak-anak pembuluh darah ini mudah berdarah terutama kalau ada infeksi di daerah hidung. Akibat infeksi pembuluh darah yang tipis tersebut akan melebar dan kalau tersenggol sedikit saja akan mudah pecah.

Perubahan cuaca juga dapat menyebabkan mimisan. Prinsipnya sama dengan infeksi, cuaca dingin atau hujan menyebabkan hidung anak mengalami flu serta pembuluh darah di hidung melebar dan tipis. Ketika anak menyeka hidungnya pembuluh darah ini gampang sekali pecah.

Mimisan juga dapat terjadi jika seseorang menderita tumor di rongga hidung yaitu angiofibroma. Tumor ini biasa ditemukan pada anak usia muda atau dewasda muda dan seringkali terlihat sebagai benjolan sebesar biji nangka berwarna merah keputihan.

Pada keadaan infeksi sistemik seperti demam bedarah anak juga dapat mengalami mimisan, biasanya ini pertanda bahaya pada kasus demam berdarah tersebut dan anak harus mendapatkan perawatan intensif. Pada keadaan demam berdarah mimisan seringkali diikuti perdarahan juga pada organ lain sehingga mimisan karena demam berdarah mudah dibedakan dari mimisan karena sebab lain.

Bahaya atau tidaknya mimisan sangat tergantung dari penyebabnya. Mimisan karena demam berdarah sangat berbahaya karena itu pertanda stadium berat. Jika mimisan karena infeksi di daerah hidung misalnya sinusitis dsb, tidak terlalu berbahaya dan penata laksanaannya dengan mengobati infeksinya.

Pada keadaan yang kronis misalnya mimisan yang terlalu sering dan darah yang keluar banyak dapat terjadi komplikasi yang cukup berat antara lain anemia. Anemia jika berlangsung lama dan berat akan mengakibatkan beban kerja jantung bertambah berat dan jantung akan membengkak.

Cara menghentikan mimisan adalah anak didudukkan pada posisi tegak, kemudian diberikan tekanan pada hidung (dipencet) dengan tujuan mengecilkan pembuluh darah yang pecah (kontriksi) sekaligus mempercepat pembekuan darah di daerah hidung. Bisa juga dengan pengobatan alami daun sirih getahnya diteteskan ke daerah hidung yang mimisan. Getah daun sirih ini berkhasiat menimbulkan koagulasi pada pembuluh darah yang pecah.

Sumber : http://fadhlyashary.blogspot.com/


Baca artikel selengkapnya .......

Sunday, April 1, 2012

Penyebab dan Cara Menyembuhkan Mimisan

Penyebab mimisan pada anak bervariasi. Secara umum mimisan terjadi akibat pembuluh darah yang pecah di daerah hidung bagian tengah, namanya pleksus kieselbach. Pembuluh darah ini merupakan anyaman jaringan pembuluh darah yang sangat halus dan tipis. Pada anak-anak pembuluh darah ini mudah berdarah terutama kalau ada infeksi di daerah hidung. Akibat infeksi pembuluh darah yang tipis tersebut akan melebar dan kalau tersenggol sedikit saja akan mudah pecah.

Perubahan cuaca juga dapat menyebabkan mimisan. Prinsipnya sama dengan infeksi, cuaca dingin atau hujan menyebabkan hidung anak mengalami flu serta pembuluh darah di hidung melebar dan tipis. Ketika anak menyeka hidungnya pembuluh darah ini gampang sekali pecah.

Penyebab dan Cara Menyembuhkan Mimisan
Mimisan juga dapat terjadi jika seseorang menderita tumor di rongga hidung yaitu angiofibroma. Tumor ini biasa ditemukan pada anak usia muda atau dewasda muda dan seringkali terlihat sebagai benjolan sebesar biji nangka berwarna merah keputihan.

Pada keadaan infeksi sistemik seperti demam bedarah anak juga dapat mengalami mimisan, biasanya ini pertanda bahaya pada kasus demam berdarah tersebut dan anak harus mendapatkan perawatan intensif. Pada keadaan demam berdarah mimisan seringkali diikuti perdarahan juga pada organ lain sehingga mimisan karena demam berdarah mudah dibedakan dari mimisan karena sebab lain.

Bahaya atau tidaknya mimisan sangat tergantung dari penyebabnya. Mimisan karena demam berdarah sangat berbahaya karena itu pertanda stadium berat. Jika mimisan karena infeksi di daerah hidung misalnya sinusitis dsb, tidak terlalu berbahaya dan penata laksanaannya dengan mengobati infeksinya.

Pada keadaan yang kronis misalnya mimisan yang terlalu sering dan darah yang keluar banyak dapat terjadi komplikasi yang cukup berat antara lain anemia. Anemia jika berlangsung lama dan berat akan mengakibatkan beban kerja jantung bertambah berat dan jantung akan membengkak.

Cara menghentikan mimisan adalah anak didudukkan pada posisi tegak, kemudian diberikan tekanan pada hidung (dipencet) dengan tujuan mengecilkan pembuluh darah yang pecah (kontriksi) sekaligus mempercepat pembekuan darah di daerah hidung. Bisa juga dengan pengobatan alami daun sirih getahnya diteteskan ke daerah hidung yang mimisan. Getah daun sirih ini berkhasiat menimbulkan koagulasi pada pembuluh darah yang pecah.

Sumber : http://dranak.blogspot.com/2012/03/penyebab-dan-cara-menyembuhkan-mimisan.html


Baca artikel selengkapnya .......

Thursday, March 29, 2012

Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya

Jika anak sesekali mimisan, masih dikategorikan wajar. Tetapi jika anak terlalu sering mimisan, hal tersebut patut diwaspadai, karena bisa jadi itu merupakan gejala penyakit tertentu dan berbahaya.

Mimisan atau dalam dunia kedokteran disebut juga sebagai epitaksis, yaitu pendarahan yang terjadi dari dalam hidung. Kasus mimisan seringkali terjadi pada anak-anak dari pada orang dewasa. Hal ini disebabkan karena pembuluh darah rongga hidung (ethmoidalis) pada anak-anak belum begitu kuat atau masih tipis dan rapuh. Sehingga mudah pecah karena penyabab tekanan ataupun perubahan cuaca.

Pada penderita alergi cenderung mempunyai resiko mimisan lebih tinggi. Pasalnya penderita alergi seringkali disertai dengan pilek berkepanjangan, sehingga lendir hidung (secret) lama-kelamaan akan menekan pembuluh darah yang pada dasarnya sudah rapuh, mudah pecah dan menimbulkan pendarahan di hidung. Pembuluh darah tersebut juga mudah pecah dengan adanya perubahan cuaca, aktivitas bermain dibawah terik matahari, membuang ingus terlalu kuat, trauma atau benturan, mengorek hidung dengan kuku atau benda yang lain.

Dalam dunia kedoketeran factor penyebab mimisan pada anak lebih besar disebabkan karena kerapuhan pembuluh darah bagian depan hidung (anterior) yang mana bagian hidung manusia dibagi manjadi dua bagian yakni anterior dan posterior. Anterior sangat berhubungan dengan pembuluh darah depan yang memilki karakter tipis dan rapuh. Sedangkan posterior berhubungan erat dengan arteri sfenopalatina. Apabila arteri sfenopalatina pecah maka ini juga merupakan salah satu penyebab mimisan pada anak yang bisa juga terjadi pada orang dewasa. Pecahnya arteri sfenopalatina seringkali disebabkan karena penyakit tertentu, seperti leukemia, kelainan pembekuan darah atau hemophilia, hipertensi dan trombosit.

Awal penyakit-penyakit tersebut juga sering ditandai dengan gejala mimisan. Tetapi ada gejala yang biasanya menyertainya, yakni pendarahan dibagian tubuh yang lain atau gejala-gejala lainnya. Ketika anak mimisan, harus dilihat pula ada tidaknya pendarahan di bagian tubuh lain atau gejala lainnya. Biasanya terjadi pendarahan dikulit, bagian sendi terlihat membiru, misalnya disikut lengan atau lutut kaki.

Untuk membedakan mimisan tersebut berbahaya atau tidak, perhatikan pula frekuensi mimisan. Apakah kejadiannya berulang atau tidak, dan amati apakah terdapat factor penyebab mimisan. Bila perlu, bawa si kecil ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Penganganan anak mimisan umumnya dilakukan secara multidisiplin antara dokter anak dan dokter THT.

Jika si kecil mimisan, sebaiknya orangtua tidak usah panik, lakukanlah hal-hal berikut ini :
1. Dudukkan si kecil dengan posisi tegak.
2. Pencet hidung si kecil selama beberapa menit dan ajar dia bernapas dengan menggunakan mulut.
3. Kompres dengan Es di pangkal hidungnya.
4. Jika pendarahan belum juga berhenti, masukkan kain atau kapas basah untuk menekan pendarahan. Bisa juga dengan menggunakan daun sirih.
5. Jika pendarahan masih berlanjut, segera bawa si kecil ke rumah sakit. Selama tidak terlambat menangani, komplikasi yang berat tidak akan terjadi.

Atau dengan menggunakan ramuan kangkung untuk mengobati anak mimisan. Kangkung memiliki sifat kimia sebagai anti racun, peluruh pendarahan, diuretic (pelancar kencing), anti radang, dan sedatif (penenang). Untuk keperluan pengobatan, yang diperlukan adalah seluruh bagian kangkung termasuk akarnya. Caranya? Cuci bersih 2 ikat tanaman kangkung, kemudian tumbuk atau bisa juga dengan blender. Selanjutnya ambil airnya dan campur sesendok madu, diminum sehari sekali. Inilah manfaat kangkung untuk kesehatan terutama untuk mengatasi anak mimisan.

Sumber : http://infowanitakarir.blogspot.com/2011/06/penyebab-mimisan.html


Baca artikel selengkapnya .......

Thursday, March 22, 2012

Mengatasi Mimisan

Mimisan adalah darah yang keluar melalui hidung, disebabkan adanya pembuluh darah yang berada di selaput lendir hidung pecah. Pecahnya pembuluh darah tersebut menyebabkan darah keluar secara terus-menerus dari hidung, bisa banyak, bisa juga sedikit, tergantung besar kecilnya pembuluh darah yang pecah tersebut. Kendati keluar darahnya sedikit, penyakit ini disebut juga sebagai mimisan.

Mimisan sendiri terbagi menjadi 2 jenis :

Epistaksis Anterior
Disebabkan oleh pecahnya sambungan antara arteri etmodialis anterior dan labialis superior. Titik perdarahannya jelas, yaitu hanya di hidung bagian depan, sehingga tidak berbahaya. Arteri-arteri yang ada di anterior itu letaknya di permukaan dan sangat kecil, bila terjadi mimisan pecahnya cuma kecil. Bila perdarahannya normal, sekitar 3-5 menit akan berhenti sendiri. Mimisan jenis ini biasanya terjadi pada anak-anak yang kurang istirahat, panas tinggi, menjelang akil balig, atau trauma di hidung bagian luar.

Epistaksis Posterior
Disebabkan oleh pecahnya arteri sfenopalatina. Titik perdarahannya tidak kelihatan, karena letak arterinya di dalam. Tiba-tiba bisa terjadi perdarahan terus-menerus lewat hidung. Pada epistaksis posterior, yang pecah adalah arteri besar, sehingga perdarahannya bisa terus-menerus. Karena itu, si penderita harus segera dibawa ke rumah sakit dan ditangani oleh dokter spesialis THT (Telinga Hidung, Tenggorokan) dan penyakit dalam. Bukan dokter umum, sebab jika dokter umum yang menangani epistaksis posterior ini, maka risiko kematian sangat besar. Di bagian THT pun penanganannya spesifik.

Mimisan jenis ini kerap terjadi pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi). Yang menarik, pecahnya arteri sfenopalatina pada penderita hipertensi, justru baik bagi si penderita. Pasalnya. pecahnya arteri sfenopalatina justru sebagai klep pengaman daripada terjadi stroke. Kalau stroke, yang pecah adalah arteri di dalam otak. Sebelum pecah di arteri dalam otak, arteri sfenopalatina sudah pecah dulu, sehingga tensinya turun, dan bisa meredakan rasa pusing atau sakit kepala. Ini biasanya terjadi pada orang di atas 40 tahun, dan seringkali disebabkan oleh hipertensi. Karena itu, bila, seseorang yang sudah pernah mengalami mimisan posterior akibat hipertensi, tekanan darahnya harus selalu terkontrol. Karena, jika tensinya tidak terkontrol, kemungkinan arteri sfenopalatina akan pecah lagi sekitar 50 persen.

Bagaimana mengatasinya?

Cara sederhana untuk menghentikan perdarahan tanpa bantuan obat dan alat. Cukup dengan duduk dengan posisi badan dan kepala agak maju ke depan. Lalu gunakan ibu jari dan telunjuk untuk menekan dan menutup hidung. Sedangkan mulut dibuka untuk bernapas. Lakukan selama 1-2 menit. Tak berapa lama kemudian biasanya darah langsung berhenti. Dengan memajukan kepala berarti darah tidak akan mengalir kembali ke tenggorokan. Gunanya mencegah iritasi dan batuk, tersedak, atau muntah darah. Posisi duduk juga membuat aliran darah lebih lambat, karena posisi jantung sebagai pusat pompa darah berada di bawah hidung. Berbeda jika anak dibaringkan, karena posisi jantung berada sejajar dengan hidung, sehingga darah yang mengalir pun relatif lebih cepat.

Jika cara pertama belum berhasil, cobalah kompres hidung dengan es. Bungkuslah es dengan saputangan lalu tempelkan di antara kening dan hidung. Selain es, benda lain seperti makanan atau minuman beku bisa digunakan. Es dan benda dingin lainnya yang ditempelkan mampu mengecilkan pembuluh darah sehingga perdarahan pun cepat berhenti. Kompres bisa dilakukan saat perdarahan sedang berlangsung maupun berhenti.

Daun Sirih bisa menghentikan mimisan

Ada juga yang menggunakan cara tradisonal, yaitu dengan daun sirih yang sudah dicuci bersih, buang tangkainya. Gulung daun sirih tersebut dan masukkan kedalam hidung yang mimisan tersebut, biarkan sampai ½ jam , maka darah sudah tidak keluar dan mimisan akan segera lenyap. Daun sirih dikenal ampuh untuk mengatasi mimisan karena mengandung zat pengerut jaringan atau astringen.

Kangkung untuk mengobati mimisan

Beberapa referensi menyebutkan, dalam 100 gram kangkung yang direbus tanpa garam, nilai nutrisinya adalah energi sebanyak 28 kkal, air 91, 2 gram, protein 1, 9 gram, lemak 0, 4 gram, dan karbohidrat 5, 63 gram. Selain itu, kangkung juga mengandung mineral, vitamin A, B, C, asam amino, kalsium, fosfor, karoten, dan zat besi.
Kangkung memiliki sifat kimia sebagai antiracun, peluruh perdarahan, diuretik (pelancar kencing), antiradang, dan sedatif (penenang/obat tidur). Karenanya tidak heran jika kita mudah mengantuk setelah makan dalam porsi banyak dengan menu utama kangkung.

Untuk keperluan pengobatan, yang dipergunakan adalah seluruh bagian tumbuhan dan akar. Kandungan kimianya adalah daun mineral, vitamin, karotena, hentriakontan, dan sitosterol. Beberapa jenis penyakit yang bisa diobati dengan kangkung, antara lain mimisan, haid terlalu banyak, sakit gigi, melancarkan air seni, keracunan makanan, kencing darah, sakit perut, sulit tidur, wasir berdarah, dan sebagainya.

Untuk mengobati mimisan dan mengurangi haid yang terlalu banyak, ambillah dua ikat kangkung dan cuci hingga bersih. Setelah itu ditumbuk hingga halus atau diblender. Selanjutnya airnya disaring dan dicampur dengan satu sendok makan madu. Air ini kemudian diminum sekaligus sehari sekali.

Sebaiknya anda segera berkonsultasi ke dokter spesialis THT, untuk mengetahui lebih rinci penyebab mimisan anda tersebut.

Sumber : http://jaga-sehat.blogspot.com/2009/07/mengatasi-mimisan.html


Baca artikel selengkapnya .......
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP