Showing posts with label Sakit pinggang. Show all posts
Showing posts with label Sakit pinggang. Show all posts

Tuesday, August 23, 2011

Nyeri Pinggang, Kenali Penyebabnya

Rasa nyeri di sekitar pinggang adalah keluhan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Terutama bagi Anda yang selalu duduk di belakang meja.

Penyebab
Gejala nyeri pinggang bisa berupa sedikit pegal sampai nyeri sekali. Timbulnya bisa secara mendadak atau perlahan-lahan dalam waktu beberapa jam hingga beberapa hari. Rasa sakitnya dapat dirasakan pada tubuh bagian belakang rusuk terakhir hingga bagian bawah pantat, tapi dapat juga menjalar ke tungkai.

Banyak orang mengira ini adalah sakit ginjal atau batu ginjal. Padahal, banyak kasus nyeri pinggang yang disebabkan oleh sikap fisik dan mental, maupun faktor lain yang tidak berhubungan dengan ginjal. Penyebab lain bisa karena faktor organik seperti sakit ginjal, tumor dan lain-lain.

Paling tidak ada lima kategori penyebab nyeri pinggang yang perlu Anda ketahui yakni: nyeri pinggang akibat sikap yang salah, akibat kelainan tulang belakang karena penyakit pada organ dalam tubuh, karena rematik dan ketegangan (psikis).

Melakukan gerakan secara mendadak yang melampaui batas kemampuan sendi dan otot dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan nyeri pinggang. Misalnya, berdiri dalam bus antar kota yang penuh sesak selama berjam-jam.

Nyeri pinggang pada kelainan tulang belakang bisa karena adanya cedera (trauma), infeksi, tumor dan osteoporosis (keropos tulang).

Osteoporosis yang sering terjadi pada wanita lanjut usia (lansia), dapat juga menimbulkan nyeri pinggang. Hal ini disebabkan oleh tulang belakang terutama bagian pinggang (lumbal) yang mengalami keropos akan mudah patah sehingga menekan bagian peka nyeri di daerah tersebut. Sifat nyeri biasanya pegal-pegal pada pinggang bagian bawah, bisa juga menjalar ke bokong dan tungkai. Tidak jarang nyeri ini didahului oleh trauma ringan.

Bila nyeri pinggang karena tumor pada sumsum tulang belakang (baik yang jinak maupun ganas), biasanya dimulai dengan rasa pegal di pinggang yang lambat laun menjadi nyeri pinggang dan akhirnya nyeri sekali hingga tak tertahan.

Ada lagi nyeri pinggang pada penyakit organ dalam tubuh yang dikenal dengan refered pain, akibat batu ginjal, radang ginjal, radang lambung dan penyakit kandungan. Sedangkan nyeri pinggang yang terjadi karena faktor psikis, tanpa dasar organik nyata, seperti tekanan mental atau pikiran yang berlebihan dapat menyebabkan tulang belakang mengencang dan kaku disertai nyeri.

Tipsnya:
Bila Anda merasakan nyeri pinggang, jangan terus punya pikiran yang membuat Anda terlalu khawatir karena hal ini bisa menambah ketegangan otot yang tentu bisa menambah sakit pinggang. Tapi tenangkan diri dan cobalah beberapa hal berikut ini:
1. Ubah posisi Anda secara berkala apabila Anda harus duduk, berdiri atau membungkuk terlalu lama. Kemudian bangun dan bungkukkan badan ke depan dan ke belakang.
2. Hangatkan bagian yang sakit selama 15 menit, selama satu atau dua kali seminggu, dengan menempelkan handuk hangat atau botol berisi air panas. Apabila kompres panas malah menambah nyeri, kompres dingin (es) dapat dicoba.
3. Pijatlah bagian yang sakit secara perlahan-lahan dengan mengoleskan salep atau balsem anti radang.
4. Bila perlu minumlah obat pereda rasa sakit seperti parasetamol, aspiril sesuai dosisnya.
5. Periksakan ke dokter bila sakitnya tidak berkurang, nyeri terasa menjalar ke kaki atau tidak bisa bangun setelah membungkuk.

Sumber : http://kosmo.vivanews.com/news/read/63501-nyeri_pinggang__kenali_penyebabnya


Baca artikel selengkapnya .......

Friday, June 17, 2011

Sakit Pinggang Jangan Dibiarkan

Biasanya orang sering mengalami sakit pinggang (low back pain) saat bangun tidur. Tapi sebaiknya jangan anggap remeh sakit pinggang karena bisa jadi itu adalah awal dari suatu penyakit
yang lebih serius lagi.

Orang lebih sering merasa sakit pinggang pada saat malam hari atau pada saat berdiri terlalu lama. Sebenarnya apa saja penyebab low back pain dan bagaimana mengatasinya?

Low back pain dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu low back pain lokal, low back pain radikular, ataupun low back pain keduanya.

Proses dari low back pain juga berbeda-beda, untuk low back pain akut biasanya 0-7 hari, untuk sub akut 7 hari-3 bulan, sedangkan untuk yang kronik jika sudah lebih dari 3 bulan.

Low back pain (LBP) bisa disebabkan oleh beberapa hal yaitu:
1. Mekanikal atau degeneratif biasanya berhubungan dengan otot atau ligamen, diskus (bagian atas dan bawah tulang yang menghubungkan antar tulang biasanya disebut piringan sendi), kompresi saraf/cauda equina.
2. Peradangan.
3. Infeksi, biasanya oleh bacteri osteomyelitis, tyberculous osteomyelitis, dan epidural abscess.
4. Neoplasma.
5. Penyakit tulang, seperti osteoporosis, osteomalacia dan penyakit paget.
6. Ginekologik.
7. Neurologik.

"Pemeriksaan yang dibutuhkan untuk identifikasi low back pain adalah pemeriksaan fisik (berdiri, terlentang, duduk dan range of movement), pemeriksaan neurologik (motorik, sensorik, sistem otonom, tanda Patrick, kontra Patrick, tes Naffziger, dan tes Valsava), dan jika terdapat tanda-tanda bahaya dilakukan pemeriksaan penunjang (neurofisiologik, radiologik, dan laboratorium)," ujar Dr. Haidir Suleiman, MM, SpRM dari Siloam Hospital Jakarta kepada detikHealth, Rabu (5/8/2009).

Untuk penanganan low back pain dilakukan non-bedah berupa istirahat singkat, membatasi aktivitas, obat-obat untuk mengatasi nyeri, olahraga untuk penguatan punggung, dan eksternal brace, untuk yang sudah parah dilakukan pembedahan. Jika low back pain sudah gawat bisa mengakibatkan sindroma cauda equina, tumor, infeksi, fraktur vertebra dan kanker.

"Ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan low back pain ini menjadi menahun, yaitu sikap dan kepercayaan terhadap nyeri pinggang, tingkah laku, masalah diagnosis dan terapi, masalah kompensasi, masalah emosi dan pekerjaan," ujar dokter spesialis rehabilitasi medik ini.

Untuk low back pain yang non-spesifik hampir 91% para dokter melakukan penanganan dengan muscle relaxant (pelemasan otot). Untuk yang non-spesifik biasanya terdapat rasa tidak enak pada daerah pinggang, nyeri kaki, nyeri bokong, kaku pagi yang berkurang ketika berdiri, dan berhubungan dengan postur badan.

"Untuk pengobatan kronis dilakukan dengan NSAID (Non-Steroidal Anti Inflammatory Drug), muscle relaxant, analgetik, antidepresan, anti konvulsan, dan agonis alpha-2 adrenergik," ujarnya.

Pengenalan low back pain yang berat adalah hal yang penting untuk dapat melakukan penanganan yang tepat, sehingga bisa mengurangi resiko yang ada. Jadi, jangan anggap remeh nyeri pinggang Anda.

Sumber : http://health.detik.com/


Baca artikel selengkapnya .......

Wednesday, May 11, 2011

10 Tips Mencegah Sakit Pinggang

Sakit pinggang (low back pain atau lumbago) adalah penyakit neurologis kedua paling umum setelah sakit kepala. Hampir setiap orang pasti pernah mengalaminya. Untungnya, sebagian besar sakit pinggang sembuh hanya dalam beberapa hari.

Menurut lamanya, sakit pinggang terdiri dari dua jenis. Sakit pinggang akut atau jangka pendek umumnya berlangsung hanya beberapa hari sampai minggu. Sakit pinggang disebut kronis bila berlangsung lebih dari 3 bulan.

Sebagian besar sakit pinggang disebabkan oleh trauma punggung bawah atau gangguan seperti sciatica dan artritis. Trauma tersebut dapat disebabkan oleh cedera olahraga, bekerja di rumah atau di kebun, atau tersentak tiba-tiba seperti kecelakaan mobil atau tekanan pada tulang belakang lainnya. Penyebab lain yang paling umum adalah menggunakan otot-otot punggung Anda dalam kegiatan yang tidak biasa Anda lakukan, seperti mengangkat mebel atau melakukan pekerjaan berat seperti mencangkul.

Gejala sakit pinggang berkisar pada sakit otot yang menusuk atau nyeri, kaku/keterbatasan rentang gerak, atau ketidakmampuan berdiri tegak. Kadang-kadang, rasa sakit yang dirasakan di pinggang dapat menjalar sampai ke tempat lain dari tubuh.

Tips untuk mencegah sakit pinggang

1. Selalu melakukan peregangan sebelum latihan olah raga atau kegiatan fisik lainnya yang berat.
2. Jangan membungkuk ketika berdiri atau duduk. Ketika berdiri, jaga titik berat badan Anda agar seimbang pada kaki Anda. Saat bekerja di rumah atau di kantor, pastikan permukaan pekerjaan Anda berada pada ketinggian yang nyaman untuk Anda. Duduklah di kursi dengan sandaran yang baik dan posisi dan ketinggian yang tepat untuk tugas tersebut.
3. Selingi duduk Anda dengan secara berkala berjalan-jalan atau melakukan peregangan otot ringan untuk mengurangi ketegangan. Jika Anda harus duduk untuk jangka waktu yang panjang, istirahatkan kaki Anda di bangku rendah atau tumpukan buku.
4. Kenakan sepatu yang nyaman dan bertumit rendah.
5. Tidurlah dengan miring untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang Anda. Selalu tidur di permukaan yang cukup padat, jangan terlalu empuk.
6. Mintalah bantuan orang lain bila Anda mengangkat benda yang berat.
7. Jangan mengangkat dengan membungkuk. Angkat objek dengan menekuk lutut Anda dan berjongkok untuk mengambil objek. Jaga punggung lurus dan terus dekatkan objek ke tubuh Anda. Hindari memutar tubuh saat mengangkat. Lebih baik mendorong daripada menarik ketika Anda harus memindahkan benda berat.
8. Jaga nutrisi dan diet yang tepat untuk mengurangi dan mencegah berat badan berlebihan, terutama lemak di sekitar pinggang. Diet harian yang cukup kalsium, fosfor, dan vitamin D membantu menjaga pertumbuhan tulang baru.
9. Jika Anda merokok, berhentilah. Merokok mengurangi aliran darah ke tulang punggung bagian bawah dan menyebabkan cakram tulang belakang mengalami degenerasi.
10. Berolahragalah secara teratur. Gaya hidup aktif berkontribusi dalam mencegah nyeri pinggang.

Sumber : http://majalahkesehatan.com/


Baca artikel selengkapnya .......

Saturday, May 7, 2011

Beberapa penyebab sakit pinggang

Untuk obat sakit pinggang bisa dilihat pada beberapa postingan obat alami tentang pinggang di sini. Atau anda bisa memakai jamu ampuh sakit pinggang. Yang penting adalah sebelum pengobatan herbal dilakukan, anda harus melihat terlebih dahulu yang menjadi penyebab sakit pinggang yang anda alami.

Berikut ini beberapa penyebab sakit pinggang.

1. Ginjal
Infeksi ginjal dan luka perdarahan ginjal (hematoma) seringkali dihubungkan dengan sakit pinggang. Diagnosis dapat melibatkan analisa urin, tes gelombang suara, atau scan radiologi.

2. Kehamilan
Kehamilan umumnya menjurus pada sakit pinggang. Hal ini disebabkan oleh tekanan secara mekanik pada tulang belakang oleh posisi dari bayi didalam perut. Sebagai tambahan, efek-efek dari hormon estrogen wanita dan hormon yang mengendurkan ligamen mungkin berkontribusi pada pengenduran dari ligamen-ligamen dan struktur dari tulang belakang. Para wanita juga direkomendasikan untuk mempertahankan kondisi fisik selama kehamilan menurut nasehat dokternya.

3. Persoalan-Persoalan Ovari
Kista ovari, uterine fibroids, dan endometriosis seringkali menyebabkan sakit pinggang. Diagnosis yang tepat mungkin memerlukan pemeriksaan dan tes ginekologis.

4. Tumor
Sakit pinggang dapat juga disebabkan oleh tumor atau kanker. Gejala bisa dimulai dari sakit lokal yang sifatnya ringan sampai pada sakit menyebar yang berat dan bahkan menyebabkan hilangnya fungsi dari otot dan syaraf, tergantung dari apakah tumor tersebut mempengaruhi jaringan syaraf. Tumor di sekitar daerah ini bisa dideteksi dengan menggunakan tes radiologi, seperti x-rays, scan nuklir tulang , dan scan CAT dan MRI.

Itulah yang menjadi beberapa penyakit pinggang. Jadi sebelum pengobatan herbal dilakukan, sebaiknya anda mengetahui yang menjadi penyebabnya terlebih dahulu agar sakit pinggang anda bisa disembuhkan.

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/


Baca artikel selengkapnya .......

Monday, March 14, 2011

Jenis-Jenis Nyeri Pinggang

Beda nyeri, beda pula cara pengobatannya. Karena itu ketahui dengan pasti penyebab rasa nyeri di pinggang Anda.

1. Nyeri pinggang nonspesifik.
Dari seluruh kasus nyeri pinggang, angka kejadian nyeri pinggang nonspesifik berkisar 85 persen. Umumnya disebabkan cedera otot dan ligamen, serta kram. Gejala berupa nyeri mendadak jika seseorang melakukan kegiatan berat dalam waktu lama. Pengobatannya cukup istirahat, minum obat analgesik, mengompres nyeri dengan air hangat. jika terpaksa, dokter bisa memberi suntikan lokal.

2. Nyeri pinggang hernia nucleus pulposus (HNP).
Merupakan penyebab tersering untuk nyeri pinggang yang menjalar hingga ke tungkai kaki. Diperlukan diagnosis dengan MRI untuk memastikan HNP atau bukan. Pengobatan bisa dengan obat analgesik, istirahat, dan fisioterapi. Operasi bisa ditempuh bila salah satu atau kombinasi pengobatan gagal dan nyeri bertambah patah.

3. Nyeri pinggang akibat osteoporosis.
Nyeri jenis ini menyebabkan tulang mudah patah atau gepeng. Biasanya menyerang wanita menopause, kaum perokok, peminum alkohol, orang yang malas berolahraga, dan pengguna obat steroid dalam waktu lama.Untuk mencegah, dianjurkan selalu memeriksa kepadatan tulang secara rutin, terutama kaum wanita dan lansia.

4. Nyeri pinggang akibat tumor ganas.
Jenis ini merupakan yang paling berat dan biasanya berasal dari keganasan tumor di tempat lain. Contohnya, tumor payudara, tumor prostat, dan lainnya.
Disarankan agar selalu berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi nyeri pinggang akibat tumor.

5. Nyeri pinggang psikogenik.
Dapat ditemukan pada penderita depresi dan kecemasan. Biasanya sudah kronis dan berlangsung selama tiga bulan. Hal ini terjadi karena pemeriksaan klinis seringkali tidak sesuai dengan gejala.

Sumber : http://kesehatan.kompas.com


Baca artikel selengkapnya .......

Friday, July 30, 2010

Mengenal Batu Ginjal

Ginjal dalam tubuh berfungsi sebagai filter untuk membersihkan darah/cairan lainnya. Fungsi ini bertujuan agar bahan-bahan kimia yang terkandung dalam darah atau cairan tubuh lainnya tidak terbawa kembali oleh darah dan beredar ke seluruh tubuh. Sebagian kotoran hasil penyaringan ini nantinya akan dikeluarkan melalui ginjal bersama air seni. Namun sebagian lagi mungkin tertinggal dan mengendap menjadi batu ginjal. Apabila endapan ini tidak dikeluarkan, akan menetap di ginjal atau berpindah ke kandung kemih.

Gejala penyakit batu ginjal ini di antaranya pinggang terasa nyeri dan pegal-pegal. Kadang-kadang, penyakit ini tidak menimbulkan keluhan. Rasa sakit akan muncul bila batu merusak jaringan atau terbawa ke saluran kemih hingga menyumbatnya.

Bentuk dan ukuran batu ginjal sendiri bervariasi. Bila batu ini agak besar dan menyumbat, sumbatan tersebut dapat menahan air seni. Jika tidak segera diobati dapat menyebabkan pembengkakan pada ginjal yang akan menimbulkan rasa sakit yang amat sangat. Bila sampai parah, penderita bisa mengalami muntah-muntah.

Pencegahan Dini

Penyakit batu ginjal dapat dicegah sedini mungkin, yaitu dengan menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang. Allah telah memberi rizqi dengan berbagai sumber makanan yang dapat kita ambil manfaatnya bagi tubuh, baik itu berasal dari hewan maupun tumbuhan serta air.

Sebagian orang ada yang hanya mengkonsumsi makanan dari hewan dan sejumlah protein dari tumbuhan. Sementara yang lain, ada yang menjadi vegetarian (hanya makan dari tumbuhan saja).

Pola makan seperti itu harus ditinggalkan. Sumber makanan yang berasal dari hewan maupun tumbuhan sama-sama penting bagi tubuh. Untuk itu, kita harus menyeimbangkan pola makan. Tidak asal halal, tapi juga perlu memperhatikan kethoyyibannya (manfaatnya) bagi tubuh.

Untuk mencegah terbentuknya batu ginjal, beberapa petunjuk di bawah ini bisa dilakukan:
1. Minum air putih yang cukup, kurang lebih 8 gelas tiap hari. Tujuannya agar menghasilkan air seni yang cukup untuk membilas zat-zat kimia yang mungkin akan mengendap di batu ginjal.
2. Jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium (susu, telor, daging, jeroan) dan mengurangi makanan yang terlalu tinggi mengandung asam urat (kangkung, bayam, kembang kol, dan olahan melinjo).
3. Seringlah mengkonsumsi buah semangka, sebab buah ini banyak manfaatnya bagi tubuh terutama ginjal. Buah ini sering disebut sebagai pencuci darah alami.
4. Perhatikan kesehatan gigi, karena gigi yang berlubang atau terkena infeksi bisa berpengaruh pada ginjal.
5. Jangan memanaskan olahan sayur bayam, sebab ini termasuk salah satu pembentuk batu ginjal.
6. Jika memungkinkan, konsumsilah air mineral.

Bila Allah mentakdirkan kita mengidap penyakit ini, segeralah berobat ke dokter agar tidak menjadi parah dan menimbulkan penyakit lain.

Bisa juga melakukan terapi dengan menggunakan obat alami yang sudah teruji secara klinis dan efektif mengobati batu ginjal, di antaranya:
1. Minum campuran Habbatus Sauda’ (jinten hitam) dan madu yang dicampur dengan air hangat. Salah satu manfaat Habbatus Sauda’ adalah menghancurkan batu ginjal.
2. Dapat juga minum ramuan daun-daunan seperti daun Keji Beling, Kumis Kucing, dan Tempuyung. Daun Keji Beling memiliki efek diuretic yang dapat memperlancar aliran kemih karena kandungan kaliumnya. Sementara Kumis Kucing dan Tempuyung dapat membantu menghancurkan batu ginjal sehingga mempermudah pengeluarannya dari dalam tubuh dan menghilangkan penyebab sakit kolik/pinggang.

Dikutip sepenuhnya dari link http://www.asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=103


Baca artikel selengkapnya .......
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP