Showing posts with label Sindrom bahu tangan. Show all posts
Showing posts with label Sindrom bahu tangan. Show all posts

Monday, April 1, 2019

Nyeri di Salah Satu Bahu, Apa Sebabnya?

Pernah merasakan nyeri di salah satu bahu yang memburuk saat tubuh sedang lelah? Duh, pasti mengganggu ya. Kira-kira apa penyebabnya?

Keluhan nyeri di salah satu bahu ini dilontarkan pemilik akun Twitter @RhenaDiah. Dia mengaku bahu sebelah kirinya terasa linu tertusuk saat cuaca dingin atau capek. Soal ini, dr Frandy Susatia, SpS yang merupakan spesialis saraf dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk berusaha menjawab.

Kata dr Frandy, nyeri di bahu kiri ini memang tidak boleh diabaikan. Penyebabnya bisa dikarenakan oleh beberapa hal. Akan tetapi beberapa keluhan datang akibat dari hal yang tidak perlu dikhawatirkan.

"Bisa karena kram otot bahu. Terjepitnya sendi bahu karena radang ataupun karena digunakan pada posisi yang sama secara terus menerus, misalnya main handphone/komputer," terang dr Frandy.

Maka dari itu lakukanlah dengan cermat terhadap sesuatu yang berhubungan dengan penyebab sakit bahu sebelah kiri. Jika memang dibutuhkan terapi pengobatan maka sebaiknya pilih yang paling efektif sehingga proses penyembuhan bisa lebih dioptimalkan.

"Lakukan latihan peregangan otot bahu, jika tidak membaik maka segera konsultasikan ke dokter," anjur dokter berkacamata ini.

Terkait kebanyakan main handphone secara berlebihan, juga bisa memicu nyeri pada pergelangan dan jari tangan. Kondisi semacam ini disebut carpal tunnel syndrome) yang merupakan bagian dari gejala cedera regangan berulang-ulang.

Sindrom ini diakibatkan karena saraf median pada pergelangan tangan yang terus-menerus tertekan yang berakibat akan terasa nyeri, mati rasa, dan kesemutan. Saraf median merupakan saraf yang terentang antara lengan bawah dan telapak tangan di dalam lorong karpal.

Perlu dipahami, terlalu lama menggunakan handphone bisa memicu ketegangan atau stres pada saraf dan otot ibu jari. Seringnya mengulang-ulang gerakan dapat menyebabkan cedera. Selain itu juga dapat menyebabkan tendinitis pada jari dan pergelangan tangan serta arthritis sendi pada ibu jari.

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3401553/nyeri-di-salah-satu-bahu-apa-sebabnya


Baca artikel selengkapnya .......

Sunday, August 22, 2010

Sindrom Bahu-Tangan

Sindrom bahu-tangan adalah salah satu jenis penyakit reflek otot simpatik ditandai dengan rasa sakit dan gerakan yang terbatas pada bahu dan tangan pada lengan yang terkena.

PENYEBAB

Penyebab temasuk luka (seperti jatuh pada tangan, rusaknya tulang pergelangan tangan (keretakan colle)), serangan jantung, stroke, dan kemungkinan penggunaan obat-obatan tertentu (seperti obat tidur). Cara yang tepat yang menyebabkan sindrom bahu-tangan tidak diketahui, meskipun beberapa orang terlihat lebih mungkin menyebabkan gangguan dibandingkan yang lainnya.

GEJALA

Gejala terjadi di dalam 3 tahap : tahap pertama diawali pada pembengkakan yang menyebar(edema) terjadi dengan mendadak dan kelunakan pada ujung tangan dan kepucatan pada tangan yang berhubungan dengan penyempitan (constriction) pada pembuluh darah di tangan. Rasa sakit pada bahu dan tangan terjadi, khususnya selama bergerak. Sinar-X pada tangan biasanya menunjukkan sebagian daerah pada tulang yang hilang (osteoporosis). Tahap 2 ditandai dengan menurunnya pembengkakan dan kelunakan; tangan terasa sakit agak berat. Tahap 3 ditandai dengan hilangnya pembengkakan, kelunakan, dan rasa sakit, tetapi gerakan tangan dibatasi karena jari kemungkinan kaku atau seperti cakar, mirip contractures dupuyten. Sinar-X pada tahap ini seringkali menunjukkan penyebarluasan kepadatan tulang yang hilang.

PENGOBATAN

Penyebab harus diobati atau dihilangkan. Jari-jari yang menggulung secara permanen biasanya bisa dicegah dengan olahraga tangan jika gangguan didiagnosa dan diobati cukup awal. Suntikan berulang dengan anestesi lokal untuk menyumbat saraf simpatik juga biasanya diperlukan. Pendekatan ini biasanya menghilangkan rasa sakit, mengijinkan orang tersebut untuk kembali beraktifitas normal, tetapi suntikan yang berulang lebih dari seminggu atau sebulan kemungkinan diperlukan. Sebagai alternatif kortikosteroid dosis tinggi diberikan lewat mulut bisa membantu. Pendekatan ini hanya dianjurkan oleh beberapa dokter untuk jangka pendek, karena penggunaan kortikosteroid jangka panjang bisa menyebabkan masalah permanen yang serius dan berpotensi.


Baca artikel selengkapnya .......
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP